Searching...
Jumat, 26 April 2013
Jumat, April 26, 2013

Sebuah Wajah Yang Putus Asa



Mencari inspirasi untuk menulis terkadang bingung. akhirnya menemukan mutiara yang terkubur lama lewat tulisan majalah populer saat itu "Sabili", tulisan ini lahir setelah membaca tulisan tahun 1428 H. Semoga bermanfaat.


Barat sedang menuju keruntuhannya. Setidaknya itu yang dikatakan oleh sejumlah mufakir barat. Arnold Toynbee, seorang sejarawan terkemuka. Apa yang hendak kalian katakan dengan kalimat tadi. Adakah sebuah pertanyaan yang muncul dibenak anda semua?

Mari kita mengarungi samudra sejarah yang telah ada. Sejarah hanya mengulang dirinya sendiri, kata sebuah ungkapan anonim tapi universal. Untuk mengetahui masa depan tengoklah sejarah. belajarlah dari hari kemarin dan bekerjalah dihari ini. Umat yang memperhatikan masa depannya adalah ummat yang bekerja dihari ini. Maka umat inilah yang nanti akan meretas masa depan.

Apa yang terjadi di pelataran zaman kini, ketika umat islam disesaki dengan beragam isu, dari mulai terorisme, fundamentalisme hingga radikalisme. kita semua menyadari dan memahami ini merupakan simbol penghancuran atas kekuatan islam yang dulu pernah berjaya. Kita lihat sejarah saat itu, ketika Perang Salib Berkecamuk, pasukan Salib menamai kaum Muslimin sebagai "sarasin" dan "Barbar", merupakan dua istilah yang menggambarkan kebodohan dan keterbelakangan golongan kala itu. Padahal sebaliknya. Dunia Islam telah memimpin peradaban ketika itu. Saat itu Barat baru belajar tentang "mandi dan gosok gigi".

Ringkasnya, untuk membunuh karakter orang lain, cukup dengan sematkan cap, labeli julukan atau apapun yang dapat mendeskriditkan dirinya. Benar atau tidak, itu tidaklah penting. Ini pula yang diarahkan pada Rasulullah Saw ketika dahulu. sebuah ungkapan yang tak rasional kepada orang-orang yang membawa misi keislaman dengan sebutan "tukang sihir" dan "orang gila" agar saat itu masyarakat menjauh. Namun hasilnya, semua itu tak sanggup membendung cahaya Islam yang membumi dan membelah samudara hingga menembus gerbang-gerbang benua Amerika dan Eropa.

Apa yang akan kita komentari dengan ungkapan ini? "Sebuah Wajah yang Putus Asa". Segala bentuk label dan klaim yang dilakukan musuh-musuh Islam khususnya kalangan Barat. Ini sesungguhnya merupakan refleksi runtuhnya rasa percaya diri dari musuh-musuh islam. Mereka sadar, bahkan teramat sadar, kekalahan hanya tinggal menunggu waktu. Tapi sebagai orang yang sudah jatuh kedalam jurang keruntuhan, segala apa yang disekitarnya coba dilakukan, demi menghacurkan umat islam.

Mengutip kembali kalimat paling atas "Barat sedang menuju keruntuhannya. Setidaknya itu yang dikatakan oleh sejumlah mufakir barat. Arnold Toynbee, seorang sejarawan terkemuka". Apa yang melatar belakangi pendapat ini? Bahwasanya peradaban Barat, menurut pendapatnya. kehidupan telah dirusak oleh kebebasan yang mereka buat, salah satunya adalah oleh narkoba dan minuman keras, dimana dunia Islam tidak mengkonsusmsinya.

Apa yang mesti kita sadari saat ini? tentu kita sebagai satu kesatuan atas nama Islam seharusnya menyadari, bahwasanya islam ini merupakan sebuah Anugrah Illahi dimuka bumi ini. inilah yang akan merentas peradaban terbesar dimuka bumi ini. Namun apa yang telah kita lakukan saat ini? tentu seharusnya sejalan dengan nilai-nilai Illhiah yang terkandung dalam ajaran Islam itu sendiri.

Apa justru kita terbawa dengan permainan yang sedang dilakukan kalangan Barat. atau justru kita bangga mengagungkan peradaban Barat, sehingga kita semua tidak pernah menyadari akan energi dan kekuatan apa yang pernah ada dalam Islam itu sendiri?

Allahualam Bissawwab..


Ramadhan Aziz (Melangkah & Berkarya)

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Back to top!